15/06/2026
Sahabat Pemasyarakatan,
Perayaan Tahun Baru Islam menjadi momentum bagi Warga Binaan muslim untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Melalui program pembinaan kepribadian, Warga Binaan diajak untuk bermuhasabah dan memperkuat kedekatan kepada Allah Swt. melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti mengaji, tadarus Al-Qur’an, dan kajian keislaman sebagai wujud hijrah menuju pribadi yang lebih baik.
13/06/2026
Sahabat Pemasyarakatan,
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terus mendorong transformasi sistem Pemasyarakatan melalui implementasi KUHP dan KUHAP baru, termasuk penerapan pemidanaan nonpemenjaraan. Upaya tersebut dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Universitas Pancasila pada Jumat, 12 Juni 2026.
Forum ini mengulas peran KUHP baru dalam memperluas alternatif pemidanaan selain pidana penjara, seperti pidana tutupan, pidana pengawasan, pidana denda, dan pidana kerja sosial. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mewujudkan sistem pemidanaan yang lebih efektif, proporsional, dan berorientasi pada keadilan.
Penerapan pidana nonpemenjaraan juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mengatasi kelebihan penghuni di Rutan, Lapas, dan LPKA, sekaligus mendukung Transformasi Lapas menuju Pemasyarakatan modern yang berkeadilan sosial.
11/06/2026
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, resmikan program Bedah Rumah, Tempat Ibadah, serta Optimalisasi Sarana dan Edukasi (SAE) Berkah Mandiri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, Rabu (10/6). Ini merupakan salah satu program yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebermanfaatan Warga Binaan.
Apresiasi juga turut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, bahwa program ini memberikan upaya integrasi bagi Warga Binaan dan dalam waktu bersamaan masyarakat juga merasakan manfaatnya.
09/06/2026
Sahabat Pemasyarakatan,
Komisi XIII DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran untuk penguatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/6).
Dukungan tersebut mencakup tambahan anggaran belanja tahun 2026 sebesar Rp168.907.685.000 serta penambahan kekurangan pagu indikatif tahun 2027 sebesar Rp383.786.288.000. Penguatan anggaran ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Bapas sebagai garda depan implementasi KUHP baru, khususnya dalam pembimbingan, pendampingan, dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.
09/06/2026
Ketika banyak hal terasa abu-abu, selalu ada yang mencoba memberi warna.