Humas Bapas Kelas I Semarang

Humas Bapas Kelas I Semarang

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Humas Bapas Kelas I Semarang, Public & Government Service, Semarang.

Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang berdiri pada tahun 1970 dengan nama Balai Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak (Balai BISPA) Semarang berdasarkan Surat keputusan Menteri Kehakiman RI nomor: 351/16/1970 tanggal 22 Mei 1970.

Photos from Humas Bapas Kelas I Semarang's post 10/06/2026

Bapas Semarang Gandeng Polda Jateng dan DP3AKB Bangun Generasi Santri Berakhlak dan Sadar Hukum

Semarang – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang terus memperkuat perannya dalam memberikan edukasi hukum kepada generasi muda melalui program SANAK BASSAMA (Sahabat Anak Bapas Semarang). Kali ini, Bapas Semarang berkolaborasi dengan Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA PPO) Polda Jawa Tengah dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) dalam kegiatan yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Abwabun Nurul Maghfiroh, Rabu (10/6).

Mengusung tema “Membangun Generasi Santri yang Berakhlak dan Sadar Hukum”, kegiatan ini diikuti oleh para santri dan pengurus pondok pesantren dengan penuh antusias. Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman kepada para santri mengenai pentingnya kesadaran hukum, perlindungan anak, serta pencegahan perilaku menyimpang di kalangan remaja.

Acara dibuka dengan sambutan dari Pengasuh Pondok Pesantren Abwabun Nurul Maghfiroh, KH. Muhammad Sukardi, yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian berbagai instansi dalam memberikan edukasi kepada para santri. Selanjutnya, Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., secara resmi membuka kegiatan dan menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pemerintah, aparat penegak hukum, dan lembaga pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Bapas Semarang dalam mendekatkan layanan pembimbingan kepada masyarakat. Kami berharap para santri tidak hanya memiliki akhlak yang baik, tetapi juga memahami hak, kewajiban, serta konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan,” ujar Totok Budiyanto.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi edukatif dari narasumber yang kompeten. Vika Viqianna, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan materi mengenai kenakalan remaja dan dampaknya terhadap masa depan generasi muda. Sementara itu, Kombes Pol. Nunuk Setiyowati, S.I.K., M.H., memberikan edukasi mengenai perlindungan anak di lingkungan pesantren serta pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan. Materi lainnya disampaikan oleh Isti Ilma Patriani, M.Psi., yang mengangkat tema pencegahan kekerasan melalui implementasi Pesantren Ramah Anak.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Solihah, S.H. Para santri tampak aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi terkait berbagai persoalan remaja, perlindungan anak, hingga pentingnya menjaga lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Melalui program SANAK BASSAMA, Bapas Kelas I Semarang berharap dapat terus memperluas jangkauan edukasi hukum kepada generasi muda melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemasyarakatan dalam membangun masyarakat yang sadar hukum, ramah anak, serta mendukung terwujudnya generasi penerus bangsa yang berintegritas dan berakhlak mulia.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar. Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa edukasi hukum dan perlindungan anak sangat dibutuhkan sebagai bekal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.








Photos from Humas Bapas Kelas I Semarang's post 10/06/2026

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Bapas Semarang dan Lapas Terbuka Kendal Berbagi Praktik Baik Sambil Menikmati Hasil Pembinaan Kemandirian

Semarang – Semangat kolaborasi dan sinergi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan kembali ditunjukkan melalui kegiatan audiensi dan koordinasi antara Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal yang dilaksanakan pada Senin (08/06/2026) di Kafe Bassama, Semarang.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta membangun komunikasi yang lebih efektif dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Menariknya, diskusi berlangsung sambil menikmati hasil kebun Green House Lapas Terbuka Kendal yang merupakan salah satu wujud nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang dan Lapas Terbuka Kendal. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pelaksanaan program integrasi, penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), hingga berbagai tantangan yang dihadapi masing-masing satuan kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui forum diskusi tersebut, kedua instansi saling bertukar pengalaman, berbagi praktik baik, serta menjajaki berbagai peluang kolaborasi guna meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan. Pemanfaatan teknologi informasi, inovasi pelayanan publik, dan penguatan koordinasi lintas UPT menjadi salah satu fokus pembahasan dalam upaya menghadirkan layanan yang semakin cepat, tepat, dan profesional.

Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., menyampaikan bahwa kegiatan audiensi dan koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Bapas dan Lapas memiliki keterkaitan yang sangat erat dalam pelaksanaan Sistem Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Melalui forum diskusi seperti ini, kami dapat bertukar informasi, berbagi praktik baik, serta membangun kesamaan persepsi dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang ada. Harapannya, koordinasi yang semakin kuat akan berdampak pada peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Totok Budiyanto.

Sementara itu, Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu'man Fauzi, menyambut baik kegiatan audiensi dan koordinasi yang dilaksanakan bersama Bapas Kelas I Semarang. Menurutnya, kolaborasi dan komunikasi yang baik antar UPT merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

"Kami sangat mengapresiasi terjalinnya sinergi yang baik antara Lapas Terbuka Kendal dan Bapas Kelas I Semarang. Kegiatan ini menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, dan berbagi pengalaman dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Selain itu, kami juga merasa bangga dapat memperkenalkan hasil program pembinaan kemandirian melalui Green House yang dikelola warga binaan. Program ini merupakan bukti bahwa pembinaan yang tepat dapat menghasilkan karya dan manfaat yang nyata, sekaligus menjadi bekal positif bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat," ungkap Nu'man Fauzi.

Keberhasilan program Green House Lapas Terbuka Kendal yang hasil panennya turut dinikmati dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian mampu memberikan manfaat nyata. Program ini tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan produktif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan mereka agar dapat kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan audiensi dan koordinasi ini, Bapas Kelas I Semarang dan Lapas Terbuka Kendal berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi, serta mengembangkan berbagai inovasi pelayanan guna mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang semakin profesional, humanis, dan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.





Photos from Humas Bapas Kelas I Semarang's post 10/06/2026

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Pegawai, Bapas Semarang Gandeng Puskesmas Manyaran Sosialisasikan Pencegahan Hantavirus

Semarang – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Apel Pagi Pegawai yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kesehatan tentang Pencegahan Penyakit Akibat Virus Hantavirus bekerja sama dengan Puskesmas Manyaran, Senin (08/06/2026), bertempat di Aula Bapas Kelas I Semarang.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Bapas Kelas I Semarang serta mahasiswa magang dari UIN Walisongo Semarang. Selain sebagai sarana meningkatkan disiplin pegawai melalui apel pagi, kegiatan ini juga menjadi media edukasi kesehatan guna meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit menular, khususnya yang disebabkan oleh Virus Hantavirus.

Perwakilan Puskesmas Manyaran, dr. Optie Berlian, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Puskesmas Manyaran dan Bapas Kelas I Semarang. Menurutnya, edukasi kesehatan merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran pegawai terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan kerja.

“Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk menghindari berbagai penyakit. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pegawai dapat memahami cara penularan, gejala, serta langkah-langkah pencegahan Hantavirus sehingga dapat menjaga kesehatan diri maupun keluarga,” ujar dr. Optie Berlian.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang diberikan oleh Puskesmas Manyaran. Ia menegaskan bahwa kesehatan pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan publik yang optimal.

“Kesehatan adalah modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pegawai untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga kebersihan lingkungan kerja agar terhindar dari berbagai risiko penyakit,” tutur Totok Budiyanto.

Materi sosialisasi yang disampaikan meliputi pengenalan Virus Hantavirus, media penularan, gejala yang ditimbulkan, langkah pencegahan, hingga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya meminimalkan risiko penyebaran penyakit. Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab, di mana berbagai pertanyaan terkait pencegahan dan penanganan awal penyakit diajukan kepada narasumber.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan pegawai, Puskesmas Manyaran juga menyerahkan bantuan obat-obatan kepada Bapas Kelas I Semarang yang diterima langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Semarang. Selain itu, Puskesmas Manyaran berencana melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh pegawai Bapas sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin.

Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Semarang berharap kesadaran dan kepedulian pegawai terhadap kesehatan semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan serta pelayanan kepada masyarakat.





Photos from Humas Bapas Kelas I Semarang's post 03/06/2026

SIRENG Bassama Bapas Semarang Bahas Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian

Semarang — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang kembali melaksanakan kegiatan SIRENG Bassama dengan tema “Mediasi Salah Satu Alternatif Penyelesaian” yang berlangsung di Aula Bapas Kelas I Semarang, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan diikuti oleh seluruh pegawai Bapas Kelas I Semarang serta peserta magang mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme dan jiwa korsa pegawai pemasyarakatan.

Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan SIRENG Bassama menjadi sarana penting dalam meningkatkan kapasitas pegawai serta memperkuat kualitas pelayanan pemasyarakatan.

“Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bersama agar pegawai memiliki kemampuan komunikasi dan pendekatan humanis yang baik dalam pelaksanaan tugas pembimbingan kemasyarakatan,” ujar Totok Budiyanto.

Pada kesempatan tersebut, Bapas Kelas I Semarang menghadirkan narasumber Darmalingganawati, Bc.IP., S.H., M.H., Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Semarang yang membawakan materi mengenai pentingnya mediasi sebagai alternatif penyelesaian masalah.

Dalam paparannya, Darmalingganawati menjelaskan bahwa mediasi menjadi salah satu metode penyelesaian yang efektif karena mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan solusi damai.

“Pendekatan mediasi sangat penting diterapkan dalam berbagai aspek tugas pemasyarakatan karena mampu membangun komunikasi yang sehat dan menghasilkan penyelesaian yang lebih humanis,” ungkap Darmalingganawati.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber terkait penerapan mediasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan pegawai Bapas Kelas I Semarang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan pendekatan persuasif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan klien pemasyarakatan.







Photos from Humas Bapas Kelas I Semarang's post 03/06/2026

Suasana Haru dan Kekeluargaan Warnai Pengantar Pindah Tugas dan Purna Tugas Pegawai Bapas Semarang

Semarang — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang melaksanakan kegiatan Pengantar Pindah Tugas dan Purna Tugas Pegawai di Aula Bapas Kelas I Semarang, Selasa (2/6/2026). Kegiatan berlangsung penuh suasana kekeluargaan, haru, dan kebersamaan sebagai bentuk apresiasi kepada pegawai yang pindah tugas maupun memasuki masa purna tugas.

Acara diawali dengan penyampaian kesan dan pesan pegawai oleh Ahmad Kisyanto dan Fauzi yang menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas dedikasi pegawai selama bertugas di lingkungan Bapas Kelas I Semarang.

Pada kesempatan tersebut, pegawai yang pindah tugas, Adytya Wahyu Widianto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan yang terjalin selama menjalankan tugas.

“Saya merasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Bapas Semarang. Banyak pengalaman, pembelajaran, dan kebersamaan yang akan selalu saya ingat,” ujar Adytya.

Sementara itu, pegawai purna tugas, Sumarni, turut menyampaikan pesan dan harapan kepada seluruh pegawai agar tetap menjaga semangat kebersamaan dan profesionalisme dalam bekerja.

“Saya berharap semangat kekeluargaan yang sudah terjalin dengan baik dapat terus dipertahankan. Tetaplah bekerja dengan tulus dan penuh dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Sumarni.

Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan dedikasi pegawai selama bertugas di Bapas Kelas I Semarang.

“Mutasi maupun purna tugas merupakan bagian dari perjalanan pengabdian seorang aparatur. Terima kasih atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan untuk kemajuan Bapas Semarang,” ungkap Totok Budiyanto.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat, foto bersama, dan ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat solidaritas, kebersamaan, dan profesionalisme terus terjaga di lingkungan Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang.





02/06/2026

📊 HASIL SURVEI PERIODE MEI 2026 📊

Terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam memberikan penilaian terhadap layanan Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang.

Berdasarkan hasil Survei 3A Kemenimipas Periode Mei 2026 dengan 51 responden, Bapas Kelas I Semarang memperoleh:

✅ Indeks Persepsi Kualitas Pelayanan (IPKP) : 99,97 (Sangat Baik)
✅ Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) : 99,94 (Sangat Baik)

Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta mewujudkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, masukan, dan kepercayaan yang telah diberikan. Bersama, kita wujudkan pelayanan yang semakin PASTI dan berintegritas.










01/06/2026

🇮🇩 Selamat Hari Lahir Pancasila 2026 🇮🇩

Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga jiwa pemersatu bangsa dalam menjaga persatuan, keberagaman, dan semangat gotong royong menuju Indonesia yang maju dan bermartabat.

Keluarga Besar Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

✨ “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045” ✨

31/05/2026

🕯️✨ Selamat Hari Raya Waisak 2569 BE / 2026 ✨🕯️

Di tengah keberagaman, mari kita rawat kedamaian, menebarkan kasih sayang, dan memperkuat semangat untuk terus berbuat kebajikan bagi sesama. 🌸

"Kebencian tidak akan pernah berakhir dengan kebencian, kebencian hanya akan berakhir dengan kasih sayang."
— Dhammapada 5

Semoga peringatan Hari Raya Waisak membawa ketenangan batin, kebijaksanaan, serta harmoni dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 🙏

Bapas Kelas I Semarang
Melayani dengan Hati, Membimbing untuk Negeri 🇮🇩

Photos from Humas Bapas Kelas I Semarang's post 31/05/2026

Semangat Idul Adha, Bapas Semarang Tebar Kepedulian Melalui Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Qurban

Semarang — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang melaksanakan kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M pada Kamis, 28 Mei 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di halaman kantor Bapas Kelas I Semarang. Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada klien pemasyarakatan maupun masyarakat sekitar.

Pada momentum Idul Adha tahun ini, Bapas Kelas I Semarang menerima bantuan 2 (dua) ekor kambing dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang sebelumnya diambil di Lapas Terbuka Kendal pada tanggal 25 Mei 2026. Selain itu, Bapas Kelas I Semarang juga menerima bantuan 2 (dua) ekor kambing dari Polrestabes Semarang yang diterima langsung di kantor Bapas Kelas I Semarang.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Kepala Bapas Kelas I Semarang membentuk panitia penyembelihan hewan qurban yang terdiri dari pegawai dan PPNPN Bapas Kelas I Semarang. Proses penyembelihan dilaksanakan dengan memperhatikan ketertiban, kebersihan lingkungan, serta semangat gotong royong antarpegawai.

Panitia qurban secara langsung menyaksikan dan melaksanakan penyembelihan hewan qurban atas nama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta Polrestabes Semarang. Selanjutnya proses pengulitan, pemotongan, hingga pengemasan daging qurban selesai dilaksanakan pada pukul 10.15 WIB.

Sebanyak 24 paket daging qurban kemudian disalurkan kepada penerima manfaat dengan rincian 15 paket untuk klien pemasyarakatan, 6 paket untuk masyarakat sekitar, dan 3 paket untuk PPNPN Bapas Kelas I Semarang. Penyaluran tahap pertama dilakukan langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Semarang sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam momentum Hari Raya Idul Adha, kemudian dilanjutkan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya bersama panitia pelaksana hingga seluruh pembagian selesai.

Kepala Bapas Kelas I Semarang, Totok Budiyanto, A.Md.IP., S.H., menyampaikan bahwa kegiatan qurban menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini kami berharap keberadaan Bapas dapat memberikan manfaat nyata bagi klien pemasyarakatan dan masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan kerja,” ujar Totok Budiyanto.

Salah satu klien pemasyarakatan penerima manfaat berinisial M mengaku bersyukur dan merasa diperhatikan melalui kegiatan pembagian daging qurban tersebut.

“Saya merasa senang dan bersyukur mendapatkan paket daging qurban dari Bapas Semarang. Perhatian seperti ini membuat kami merasa dihargai dan semakin termotivasi untuk menjalani pembimbingan dengan baik,” ungkap M.

Apresiasi juga disampaikan oleh warga sekitar bernama Kasbun yang menerima paket daging qurban dari panitia Bapas Kelas I Semarang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapas Semarang atas kepeduliannya kepada masyarakat sekitar. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan karena sangat membantu dan mempererat hubungan dengan warga,” tutur Kasbun.

Melalui kegiatan tersebut, Bapas Kelas I Semarang tidak hanya melaksanakan ibadah qurban, namun juga memperkuat sinergi sosial bersama masyarakat dan Polrestabes Semarang dalam mendukung program pembimbingan klien pemasyarakatan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi sarana membangun kepedulian sosial, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menumbuhkan nilai kebersamaan di lingkungan Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang.





26/05/2026

🌙✨ Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M ✨🌙

Keluarga Besar Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha.
Semoga semangat berkurban menumbuhkan keikhlasan, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan keberkahan dan kepedulian bagi sesama.

Mari jadikan momentum Idul Adha sebagai pengingat untuk terus berbagi, mengabdi, dan menebarkan nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Melayani dengan Hati, Membimbing untuk Negeri."

Want your business to be the top-listed Government Service in Semarang?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Semarang
50146

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:30